WAKIL WALIKOTA SEMARANG, ITA: KAMI PASTIKAN TAK ADA KLASTER BARU

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on linkedin

Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan tinjauan ke Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Dalam tinjauan tersebut, Wakil Walikota Semarang, yang akrab disapa Mbak Ita, juga mengapreasi Udinus telah memberikan fasilitas yang memadai. Jumat,18/9/2020


Ia juga menegaskan jika tes SKB CPNS Formasi Tahun 2019 di Udinus dipastikan tak akan ada klaster baru. Menurutnya  Kota Semarang dan Udinus telah mempersiapkan protokol kesehatan secara ketat dan menyiagakan berbagai petugas untuk mengatur para peserta.

“Peserta yang mengikuti SKB CPNS juga diwajibkan melakukan tes dan menunjukkan surat sehat.  Peserta SKB CPNS Kota Semarang tidak ada yang terindikasi terkena Covid-19. Para peserta juga harus menaati protokol kesehatan,” tegas dia saat diwawancara selepas tinjauannya ke SKB CPNS Udinus.


Ia juga berharap para peserta yang diterima nantinya dapat melayani masyarakat dengan baik, dan memiliki cara berfikir visioner.

“Kami ingin peserta CPNS  yang telah terpilih bisa membuat pondasi yang yang berbeda dari yang sebelumnya dan mampu memajukan Kota Semarang  lebih hebat lagi. Pemanfaatan teknologi harus dimiliki oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) apalagi sekarang eranya teknologi informasi,” ujar dia.


Pada tinjauannya Wakil Walikota Semarang melihat fasilitas yang ada mulai dari protokol kesehatan, ruang ujian tes SKB CPNS  yang berada di gedung D, hingga ruang kesehatan. Tak hanya itu saja, ia juga berbincang dengan beberapa peserta yang ditemui sebelum meninggalkan lokasi tes SKB CPNS di Udinus.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M.Abdul Hakam, mengungkapkan bahwa dalam mempersiapkan protokol kesehatan di SKB CPNS, memakan waktu lebih dari satu setengah bulan. Menurutnya, persiapan yang dilakukan mulai dari alur peserta, hingga  ditemukan peserta yang memiliki suhu tinggi.


“Waktu itu kami meminta kepada panitia di Udinus untuk mempersiapkan ruang tanpa pendingin tapi udara bisa keluar masuk. Hasilnya Udinus melaksanakannya dengan baik, kami apresiasi untuk Udinus semua berjalan lancar dan aman,” ungkap dia.


Kegiatan SKB CPNS Formasi Tahun 2019 diselenggarakan pada 12-18 September 2020. Secara keseluruhan dari 7 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang mengikuti SKB CPNS di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, berjumlah 3945 peserta.  Jumlah tersebut  terdiri dari 471 peserta dari kota Pekalongan , 527 dari Kabupaten Batang, 434 Kota Tegal, 246 peserta dari Kabuapten Brebes, 1245 peserta dari Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Wonosobo dengan 589 peserta.


Peserta SKB CPNS Formasi Tahun 2019, akan mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) di ruang gedung D lantai 1 Udinus. CAT sendiri merupakan metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar yang digunakan dalam seleksi CPNS. Hasil tes SKB CPNS Formasi Tahun 2019 juga dapat disaksikan secara online melalui channel  Youtube Kanreg I BKN Official. (Humas Udinus)